Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Suara Pada Biola

Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Suara Pada Biola
Untuk “menemukan nada” pada biola, ada 3 poin yang butuh dipegang, yakni : Tangga Suara, Jarak Suara, serta Nama-Nama Suara yang dipakai sebagai suara basic. Hmmm mungkin saja agak rumit, namun coba ikuti panduan berikut ini dengan cermat. Baca, lakukan, baca lagi, lakukan lagi, demikian selalu.., dengan cara perlahan-lahan kamu bakal tahu.

Suara Dasar

Apakah kamu kenal dengan sebagian ungkapan tersebut?
Main di kunci C ; atau main di C ; atau main di A.
Mainnya di C ; atau mainnya di kunci A.
Main di A minor (Am), serta lain sebagainya.
Kalimat-kalimat ini adalah ungkapan yang kerap digunakan saat seorang bermain gitar/keyboard/piano. Maksud sesungguhnya dari ungkapan-ungkapan pendek di atas yaitu : “nada dasar” yang dipakai, umpamanya :
Main di suara basic C ; atau memakai suara basic A,
Lebih khusus – suara basic A mayor atau A minor, serta suara yang lain.

Ada pula ungkapan lain yang aku temui yakni :
Suara “do”-nya di mana? – tujuannya yaitu : dimanakah letak suara “do”? Jawabannya yaitu :
Semuanya suara dapat jadi suara “do” – bergantung dari suara basic apa yang dipakai.
Nah, pemahamannya begini, waktu seorang bermain gitar atau piano umpamanya memakai suara basic C mayor, jadi, suara C berikut yang berperan (jadi/jadikan) sebagai : suara “do” : penulisan yang kerap kita temui dalam notasi angka yaitu : C=do/C=1 ; atau do=C/1=C.

Langkah penyampaian yang lain mungkin saja begini : arti dari Suara Basic C yaitu : suara C dipakai sebagai basic (suara C yaitu do)
___________________________________

Tangga Nada

Di dalam satu suara basic, ada beberapa suara yang tersusun dengan cara berjenjang, yang dikatakan sebagai Tangga Suara, atau yang telah kita kenal dengan solmisasi, seperti “do-re-mi-fa-so-la-si-do”.

Saat ini, di sini ada dua type tangga suara yang umum dipakai, yaitu Tangga Suara Mayor serta Tangga Suara Minor. Catatannya yaitu : Mayor senantiasa dengan diawali suara do, sedang Minor senantiasa dengan diawali suara la.
Jika suara dasarnya – C mayor, jadi suara C berikut sebagai suara do (C=do/C=1 ; atau do=C/1=C). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar A.
Atau, bila suara dasarnya – A mayor, jadi suara A berikut sebagai suara do (A=do/A=1 ; atau do=A/1=A). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar B.
Apabila suara dasarnya – A minor, jadi suara A yang bakal jadi suara la (A=la/A=6 ; atau la=A/6=A). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar C.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s