Blog

Contoh dalam tangga suara A Mayor (saksikan gambar jarak jari)

Contoh dalam tangga suara A Mayor (saksikan gambar jarak jari)
Jari telunjuk – jauh dari nut serta jari tengah
Jari tengah – jauh dari jari telunjuk serta – dekat dengan jari manis
Jari manis – dekat dengan jari tengah serta – jauh dari jari kelingking

Cermati, jari 4 (kelingking) – bunyinya (yaitu suara E) sama juga dengan senar E dalam kondisi tak ditekan (open strings).

Di sini, aku memakai typeks (saksikan titik berwarna putih pada gambar di atas) untuk bikin sinyal sebagai patokan memudahkan memastikan letak jari pada fingerboard (ini terkait dengan ketepatan suara). Kamu dapat baca langkah bikin sinyal pada artikel Bikin Sinyal Jari Pada Fingerboard.

NB : Jarak jari – “jauh serta dekat” ini – dari tiap-tiap orang tidak sama. Bergantung pada besar kecilnya jari orang itu, atau ukuran biola yang digunakannya. Disinilah telinga kita dituntut “harus peka” dalam membedakan tinggi rendahnya satu suara.
____________________________________________

Tangga Nada

Sebagai basic, aku pakai contoh pada suara basic A mayor serta A minor, sebab pada biola, ini adalah dua buah tangga suara yang gampang untuk dipelajari.

Tangga Suara A Mayor (saksikan gambar di bawah)

Susunan tangga suara A Mayor yaitu : A – B – C# – D – E – F# – G# – A (ingat jarak suara).

Suara A/do = tak di-tekan (open strings) – (senar A)
Suara B/re = ditekan oleh jari (telunjuk)
Suara C# (Cis) /mi = ditekan oleh jari 2 (tengah)
Suara D/fa = ditekan oleh jari 3 (manis)
Suara E/so = tak di-tekan (open strings) – (senar E)
Suara F# (Fis) /la = ditekan oleh jari 1 (telunjuk)
Suara G# (Gis) /si = ditekan oleh jari 2 (tengah)
Suara A/do’ = ditekan oleh jari 3 (manis)

Iklan

Jarak Nada

Jarak Nada

Yang disebut dengan jarak suara yaitu jarak pada satu suara dengan suara yang lain dalam satu tangga suara, apakah itu tangga suara mayor maupun minor. Cermati Jarak Suara pada gambar keyboard di atas (gambar A) serta cocokkan keterangan tersebut dengan gambar itu, – kalau :

Contoh dalam Tangga Suara C Mayor
Suara E serta suara F disebutkan berjarak 1/2 laras (1/2 suara) lantaran tak melalui tuts hitam, sama seperti dengan jarak pada suara B serta suara C.
Sedang suara C serta suara D disebutkan berjarak 1 laras, lantaran melalui 1 buah tuts hitam.
Jadi, suara C serta suara C# (Cis) yaitu berjarak jarak 1/2 laras.

Selanjutnya, silakan tekuni patern jarak suara berikut ini, serta silakan cocokkan dengan contoh lain yang dapat kamu saksikan pada gambar B (A Mayor) serta gambar C (A minor).
Jarak suara pada tangga suara mayor yaitu : 1-1-½-1-1-1-½ (gambar B)
Jarak suara pada tangga suara minor umum yaitu : 1-½-1-1-½-1-1 (gambar C)
Bagaimana “menemukan nada” pada biola?

Tekuni poin-poin tersebut dengan cara cermat, baca berkali-kali sembari sesuai dengan contoh pada gambar.

◘ Pada keyboard – jarak suara bisa tampak terang lantaran ada tuts berwarna hitam serta putih, sedang pada biola :
Jarak “setengah” (½) yaitu : jarak jarinya – dekat (dekat dengan)
Jarak “satu” (1) yaitu : jarak jarinya – jauh (jauh dari)
◘ Kode angka untuk jari yang dipakai pada biola yaitu :
Angka 0 = mengisyaratkan senar tak ditekan (open string)
Angka 1 = jari telunjuk (jari satu)
Angka 2 = jari tengah (jari dua)
Angka 3 = jari manis (jari tiga)
Angka 4 = jari kelingking (jari empat)

◘ Catatan :
Senar 1 = E
Senar 2 = A
Senar 3 = D
Senar 4 = G

Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Suara Pada Biola

Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Suara Pada Biola
Untuk “menemukan nada” pada biola, ada 3 poin yang butuh dipegang, yakni : Tangga Suara, Jarak Suara, serta Nama-Nama Suara yang dipakai sebagai suara basic. Hmmm mungkin saja agak rumit, namun coba ikuti panduan berikut ini dengan cermat. Baca, lakukan, baca lagi, lakukan lagi, demikian selalu.., dengan cara perlahan-lahan kamu bakal tahu.

Suara Dasar

Apakah kamu kenal dengan sebagian ungkapan tersebut?
Main di kunci C ; atau main di C ; atau main di A.
Mainnya di C ; atau mainnya di kunci A.
Main di A minor (Am), serta lain sebagainya.
Kalimat-kalimat ini adalah ungkapan yang kerap digunakan saat seorang bermain gitar/keyboard/piano. Maksud sesungguhnya dari ungkapan-ungkapan pendek di atas yaitu : “nada dasar” yang dipakai, umpamanya :
Main di suara basic C ; atau memakai suara basic A,
Lebih khusus – suara basic A mayor atau A minor, serta suara yang lain.

Ada pula ungkapan lain yang aku temui yakni :
Suara “do”-nya di mana? – tujuannya yaitu : dimanakah letak suara “do”? Jawabannya yaitu :
Semuanya suara dapat jadi suara “do” – bergantung dari suara basic apa yang dipakai.
Nah, pemahamannya begini, waktu seorang bermain gitar atau piano umpamanya memakai suara basic C mayor, jadi, suara C berikut yang berperan (jadi/jadikan) sebagai : suara “do” : penulisan yang kerap kita temui dalam notasi angka yaitu : C=do/C=1 ; atau do=C/1=C.

Langkah penyampaian yang lain mungkin saja begini : arti dari Suara Basic C yaitu : suara C dipakai sebagai basic (suara C yaitu do)
___________________________________

Tangga Nada

Di dalam satu suara basic, ada beberapa suara yang tersusun dengan cara berjenjang, yang dikatakan sebagai Tangga Suara, atau yang telah kita kenal dengan solmisasi, seperti “do-re-mi-fa-so-la-si-do”.

Saat ini, di sini ada dua type tangga suara yang umum dipakai, yaitu Tangga Suara Mayor serta Tangga Suara Minor. Catatannya yaitu : Mayor senantiasa dengan diawali suara do, sedang Minor senantiasa dengan diawali suara la.
Jika suara dasarnya – C mayor, jadi suara C berikut sebagai suara do (C=do/C=1 ; atau do=C/1=C). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar A.
Atau, bila suara dasarnya – A mayor, jadi suara A berikut sebagai suara do (A=do/A=1 ; atau do=A/1=A). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar B.
Apabila suara dasarnya – A minor, jadi suara A yang bakal jadi suara la (A=la/A=6 ; atau la=A/6=A). Saksikan susunan nada-nadanya pada gambar C.